TARIKH

Khalifah dan Dewan Anugerah KemiliteranSunday

Tentara dalam Islam memiliki tugas sangat mulia sebagai pasukan Jihad fii sabilillah. Tentara berfungsi sebagai pengawal kebijakan politik luar negeri
Khilafah Islamiyah. Tentara berada dalam naungan depertement luar negeri di bawah komando Amirul Jihad. Melihat tugas militer yang berat namun mulia tersebut, para Khalifah sepanjang sejarah keemasan Khilafah Islamiyah menaruh perhatian yang sangat besar terhadap kesejahteraan para prajurit dan keluarga mereka. Perhatian tersebut sebagaimana tercermin dalam kebijakan Khalifah Umar bin Khaththab yang mendirikan dewan anugerah kemiliteran. Pembentukan dewan anugerah ini bertujuan untuk menghitung jumlah prajurit, mendaftar nama-nama dan daerah asal termasuk suku mereka, menetapkan subsidi (anugerah), gaji-gaji mereka dan waktu pembagiaannya, serta perlengkapan senjata mereka. Dewan ini dimaksudkan untuk memberikan kemudahan bagi para prajurit dan menolong orang tua mereka, keluarga dan penghidupannya.

Dalam memberikan subsidi, Umar memasukkan bayi-bayi yang baru lahir dalam daftar orang yang berhak menerima subsidi. Jadi, bukan hanya prajuritnya tapi juga bayinya, jika prajurit tersebut memiliki bayi.

Terkait kompetensi dan partisipasi prajurit dalam berbagai macam medan pertempuran dan penaklukan, para khalifah telah memberikan penambahan penghargaan terhadap pasukan militer dan komandan mereka. Hal ini sebagaimana yang dilakukan oleh Khalifah Abdul Malik bin Marwan yang pernah memuliakan Musa bin Nushair.

Musa bin Nushair adalah komandan pasukan yang berhasil membebaskan Afrika pada tahun 83 hijriah. Adapun al Hajjaj pernah berkata, ”Mereka adalah orang-orang yang memiliki kinerja dan lebih berhak mendapatkan harta!”. Perkataan itu ia sampaikan saat memuliakan Al Malhab bin Abu Shafrah, komandan pasukan yang berhasil menyelesaikan pemberontakan kaum Khawarij al Azariqah.

Untuk mengurus dewan anugerah ini dibutuhkan seseorang yang berilmu dan berpengalaman. Untuk itu Khalifah Abu Jafar al Manshur memilih Al Laits bin Sa’ad untuk menduduki jabatan ini. Mempekerjakan orang yang berilmu, bertakwa dan berpengalaman sudah menjadi tradisi dalam khilafah Islamiyah.

Dewan anugerah militer ini juga berfungsi layaknya museum dokumen negara yang bertugas menelusuri kesejarahan seperti melakukan investigasi terhadap kematian seorang tokoh penting. Melalui dewan inilah dapat diketahui kematian tokoh-tokoh terkemuka yang pada saat kematiannya tidak dapat ditelusuri.

Dalam suatu dialog pernah terjadi perselisihan antara seorang syeikh dan kerabat seorang pejuang yang telah gugur, Mujahid Ma’dan al Khulai dari kota Himsh. Syeikh mengaku bahwa dia pernah bertemu dengan pejuang terkemuka itu dalam sebuah peperangan di Armenia tahun 108 Hijriah. Akan tetapi kerabat Mujahid tersebut berkata bahwa Mujahid telah wafat pada tahun 104 Hijriah, jadi tidak mungkin syeikh bertemu pejuang itu pada tahun itu. Untuk menengahi perselisihan ini mereka pun merujuk pada dokumen-dokumen dewan anugerah kemiliteran. Melalui dokumen itulah dipastikan bahwa Mujahid Ma’dan al Khulai wafat pada tahun 104 Hijriah sebagaimana dikatakan kerabatnya itu.

Pada masa pemerintahan Mamalik, pejabat dewan anugerah digelari Nazhir al Jaisy atau pengawas militer. Hal ini sebagaimana disebutkan oleh Ibnu Khaldun. Demikianlah dewan anugerah kemiliteran merupakan fenomena penting dalam sejarah kemiliteran Islam yang panjang.

Dengan dewan inilah pemerintah dapat dengan mudah mengontrol subsidi dan gaji yang diberikan kepada para personel militer dengan sistem yang baik dan beradab. Para personel militer negara Khilafah dimuliakan di dunia dan di akhirat dengan pahala kemuliaan jihad fii sabilillah. Wallahu ‘alam bi ashshwab. Roni ruslan

http://mediaumat.com/cermin/4391-101-khalifah-dan-dewan-anugerah-kemiliteran.html

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Penting Dibaca

Prediksi Kekuatan Militer Negara Khilafah

Jangan Tertipu dengan Kenikmatan Dunia!

Islam Menjawab Segala Problema

Find Us on Facebook

%d blogger menyukai ini: