HEADLINE

Akibat Tayangan Tidak berkwalitas, Anak-Anak Jadi Korban

Wakil Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Asrorun Ni’am Sholeh menuturkan pengaruh tayangan pada anak hubungannya sangat berpengaruh. Dari pengaruh tayangan tersebut, menurut Ni’am, anak akan menjadi pelaku ataukah menjadi korban tindak kekerasan. “Sudah banyak penujukkan korelasi tayangan kekerasan dengan prilaku kekerasan yang dilakukan oleh anak-anak,” tuturnya pada mediaumat.com, Sabtu (27/4) Jakarta. Menurutnya, secara teori, apa yang akan disaksikan anak-anak akan lebih berpengaruh ketimbang apa yang dituturkan. “Ini disebut teori imitasi,” ujarnya. Ni’am menambahkan walau visualisasi kekerasan itu mengirimkan pesan jangan meniru adegan itu, tetapi anak dalam konteks teori itu tidak bisa menghindari dari tampilan kekerasan untuk tidak diikuti.

“Disinilah harusnya frekwensi yang dimiliki publik harus berdasarkan kepentingan publik jangan jadi kepentingan kapital semata,” paparnya.

Banyak tayangan baik itu hiburan dan sinetron, menurut Ni’am menggunakan para meter kapital dan parameter keuntungan. “Lalu mengabaikan kepentingan dan edukasi publik,” pungkasnya.[mediaumat.com] 

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Penting Dibaca

Prediksi Kekuatan Militer Negara Khilafah

Jangan Tertipu dengan Kenikmatan Dunia!

Islam Menjawab Segala Problema

Find Us on Facebook

%d blogger menyukai ini: